StickyAd

Kronologi mobil terbakar akibat korsleting di Tol Semarang-Solo, sopir juga tak punya SIM

Ringkasan Berita:
  • Sebuah mobil yang dikendarai pemuda asal Kendal hangus terbakar di Tol Semarang-Solo akibat korsleting listrik di ruang mesin, mengakibatkan kerugian materiil mencapai Rp30 juta. 
  • Kejadian serupa sebelumnya juga menimpa sebuah Nissan Livina di simpang Terminal Banyumanik yang berhasil dipadamkan petugas menggunakan APAR. 
  • Kepolisian mengimbau pengendara untuk rutin melakukan perawatan berkala, terutama pada sistem bahan bakar dan kelistrikan, guna mencegah risiko kebakaran.
 

OtoHans, UNGARAN - Insiden mobil terbakar kembali terjadi di wilayah Jawa Tengah.

Kali ini menimpa sebuah kendaraan yang melaju di Jalan Tol Semarang-Solo KM 449 pada Sabtu (21/3/2026) siang.

Peristiwa itu menambah daftar panjang kecelakaan serupa yang dipicu kegagalan sistem kelistrikan kendaraan di jalan raya.

Tidak ada korban jiwa, tapi kerugian akibat kebakaran ini mencapai Rp 30 juta.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani mengatakan kebakaran terjadi sekira pukul 13.50 WIB.

"Mobil dikendarai Faisal Zein (27) warga Desa Protomulyo Kecamatan Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal. Pengendara diketahui tidak memiliki SIM A," kata Lingga. 

Kronologi kebakaran

Lingga mengatakan, sesampainya di KM449 + 500 Jalur A Desa Watuagung Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang mobil terbakar hebat hingga seluruh bodi mobil mengalami kerusakan.

"Kebakaran bermula saat mobil melaju, kendaraannya tiba-tiba terjadi korsleting kelistrikan di ruang mesin. Akibat korsleting tersebut, muncul percikan api," kata Lingga.

Lalu api membesar dan mengeluarkan asap. Mobil berhenti di pinggir jalan karena api kian tak terkendali.

"Kemudian petugas datang ke lokasi untuk pemadaman," ungkapnya.

Lingga mengimbau pengendara selalu berhati-hati dan melakukan pengecekan sebelum berkendara.

"Lakukan pengecekan dan perawatan berkala terhadap kendaraan untuk menghindari kecelakaan," ujarnya.

Mobil Terbakar di Banyumanik

Sebelumnya, sebuah mobil Nissan Livina warna putih berpelat H1542MR terbakar di tepi jalur menuju arah Ungaran, tepatnya dekat lampu lalu lintas Terminal Banyumanik, Jalan Anton Sujarwo, Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Senin (9/3/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Peristiwa itu sempat mengundang perhatian para pengguna jalan yang melintas.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika Livina yang melaju dari arah Pati menuju Ungaran berhenti di lampu merah Terminal Banyumanik. 

Saat kendaraan berhenti, seorang sopir truk yang melintas memberi tahu pengemudi bahwa terlihat kepulan asap keluar dari bagian bawah mobil.

Mendapat informasi tersebut, pengemudi segera menepikan kendaraan ke pinggir jalan dan mencoba memeriksa kondisi ruang mesin.

Namun saat diperiksa, api ternyata sudah muncul dari bagian bawah mesin kendaraan.

Pengemudi bersama penumpang sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. 

Api justru semakin membesar dan mulai menjalar ke bagian dalam mesin.

Pengemudi kemudian meminta bantuan warga sekitar serta menghubungi pihak kepolisian melalui layanan darurat 110.

Kapolsek Banyumanik, AKP Hengky Prasetyo, mengatakan bahwa pihaknya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Kami sesegera mungkin mendatangi TKP kejadian darurat,” kata AKP Hengky.

Anggota Polsek Banyumanik bersama warga yang datang langsung melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

Saat disemprotkan, tabung APAR itu mengeluarkan semburan asap berwarna merah muda, yakni serbuk kimia pemadam yang berfungsi menutup oksigen di sekitar sumber api sehingga kobaran api cepat padam.

Semburan serbuk tersebut diarahkan ke bagian bawah mesin yang menjadi titik awal kebakaran. 

Perlahan kobaran api dipadamkan sebelum merambat ke bagian kendaraan lain.

Sekitar pukul 09.45 WIB, api dipadamkan sepenuhnya. 

Kebakaran itu tidak sampai merembet ke kendaraan lain yang melintas di sekitar lokasi maupun fasilitas di sekitar persimpangan.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut,” imbuh Kapolsek.

Setelah api padam, polisi bersama sejumlah warga kemudian mendorong mobil yang hangus di bagian mesin tersebut menjauh dari persimpangan. 

Kendaraan dipindahkan ke arah Jalan Karangrejo Raya agar tidak mengganggu arus lalu lintas di kawasan lampu merah Banyumanik.

“Namun, untuk kendaraan mengalami kerusakan pada bagian mesin dan dashboard. 

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting pada sistem kelistrikan kendaraan,” tegas Hengky.

Meski tidak menimbulkan korban, peristiwa tersebut sempat membuat arus lalu lintas di sekitar simpang Banyumanik melambat karena terdapat pengendara yang memperlambat laju kendaraan untuk melihat kejadian tersebut. 

Polisi pun mengimbau pengendara untuk rutin memeriksa kondisi kendaraan, terutama sistem kelistrikan, guna mencegah kejadian serupa.

Penting diketahui, peristiwa terbakarnya Nissan Livina (terutama model Grand Livina generasi lama) sempat menjadi perhatian di Indonesia.

Secara umum, dari informasi yang dihimpun, terdapat beberapa dugaan faktor, satu di antaranya yaitu adanya kebocoran pada peredam tekanan bahan bakar.

Hal itu adalah penyebab yang paling sering diidentifikasi. 

Fuel damper berfungsi untuk meredam fluktuasi tekanan bahan bakar dari pompa. (rez)

 

Sebagian artikel ini sudah tayang di Kompas.com

About OtoHans

OtoHans | Click. Fix. Drive. adalah blog otomotif yang menyajikan informasi terbaru seputar mobil, motor, teknologi kendaraan, tips perawatan, review produk, hingga tren industri otomotif terkini. OtoHans menyajikan tips otomotif, perawatan motor dan mobil, serta solusi masalah kendaraan harian untuk pecinta otomotif di Indonesia maupun mancanegara. Temukan ulasan lengkap tentang mobil terbaru, motor sport, modifikasi, suku cadang, serta panduan servis kendaraan agar tetap prima di jalan.

0 Comments:

Posting Komentar