StickyAd

Kebangkitan Sang Legenda: Chery dan Jaguar Land Rover Lahirkan Kembali Freelander sebagai SUV Premium Masa Depan

 Kebangkitan Sang Legenda: Chery dan Jaguar Land Rover Lahirkan Kembali Freelander sebagai SUV Premium Masa Depan

Kebangkitan Sang Legenda: Chery dan Jaguar Land Rover Lahirkan Kembali Freelander sebagai SUV Premium Masa Depan

OtoHans - Bagi para pencinta otomotif, nama Freelander tentu memancing memori nostalgia. Dihentikan produksinya pada tahun 2015, lini SUV ikonik dari Land Rover ini seolah hilang ditelan zaman. Namun, siapa sangka bahwa di era elektrifikasi ini, nama besar tersebut kembali bangkit?

Melalui kolaborasi strategis antara raksasa otomotif asal China, Chery, dan pabrikan premium Inggris, Jaguar Land Rover (JLR), Freelander resmi melakukan debut globalnya. Namun, kali ini ia tidak kembali sebagai sekadar varian mobil, melainkan lahir kembali sebagai sebuah merek independen di bawah bendera New Energy Vehicle (NEV) atau Kendaraan Energi Baru.

Mari kita bedah secara mendalam bagaimana perpaduan antara warisan mewah aristokrat khas Inggris dan inovasi teknologi mutakhir ini menciptakan standar baru di kelas SUV premium.

Sinergi Global: Menggabungkan Dua Dunia yang Berbeda

Langkah menghidupkan kembali Freelander pada tahun 2024 lalu sebagai brand independen adalah strategi yang sangat brilian. Chery memiliki keunggulan absolut dalam produksi massal dan teknologi baterai pintar, sementara JLR membawa DNA kemewahan dan sejarah desain kendaraan off-road legendaris.

Untuk memastikan kualitas global, kantor pusat Freelander didirikan di Shanghai, China, dan didukung oleh fasilitas riset lintas benua. Kolaborasi ini melibatkan:

·         Gaydon Design Centre (Inggris) & Pusat Desain Shanghai: Bertanggung jawab merancang estetika kendaraan.

·         Institut Riset Suzhou: Fokus pada inovasi teknologi perangkat lunak.

·         Basis Manufaktur Cerdas di Changshu: Menjadi pusat produksi massal berstandar internasional. 

baca juga:

Unjuk Gigi Pertama: Membedah Spesifikasi Concept97

Sebagai penghormatan kepada generasi pertama Freelander yang lahir pada tahun 1997, model perdana dari merek baru ini diberi nama Concept97. Dirancang langsung di bawah komando Gerry McGovern, Chief Creative Officer Jaguar Land Rover, mobil ini sukses mempertahankan siluet tangguh ala Land Rover Defender, namun dengan sentuhan futuristik yang lebih sporty dan dinamis.

1. Eksterior Tangguh di Atas Arsitektur T1X

Concept97 dibangun di atas platform T1X milik Chery. Sebagai informasi, platform ini sangat terkenal di industri otomotif karena fleksibilitasnya dalam mengakomodasi berbagai ukuran wheelbase (jarak sumbu roda), yang sangat krusial untuk kestabilan SUV bongsor.

Secara dimensi, mobil ini diposisikan sebagai SUV menengah ke atas yang sangat mengesankan:

·         Panjang: Lebih dari 5.100 mm (setara dengan dimensi full-size SUV mewah bergaya Amerika).

·         Jarak Sumbu Roda (Wheelbase): Lebih dari 3.000 mm, menjanjikan ruang kabin yang sangat lapang.

Wajah mobil ini dihiasi oleh lampu depan mengotak (boxy) yang tegas, dipadukan dengan emblem "Freelander" yang terpampang bangga di fascia depan, memberikan aura intimidatif sekaligus elegan di jalanan.

Kebangkitan Sang Legenda: Chery dan Jaguar Land Rover Lahirkan Kembali Freelander sebagai SUV Premium Masa Depan 

2. Interior Mewah dengan Fitur Zero-Gravity

Masuk ke dalam kabin, Anda akan disambut oleh konfigurasi kursi 2+2+2 (enam penumpang). Berbeda dengan SUV pada umumnya, baris kedua mobil ini dirancang bak kabin pesawat kelas bisnis.

Kursi penumpang di baris kedua sisi kanan dilengkapi dengan mode zero-gravity. Teknologi ini mengadopsi postur tubuh astronot saat berada di luar angkasa, yang secara ilmiah mendistribusikan berat badan secara merata untuk mengurangi tekanan pada tulang belakang. Interiornya juga dipenuhi teknologi kekinian, seperti:

·         Tata letak layar ganda dengan layar tengah bergaya floating (melayang).

·         Layar jarak jauh khusus penumpang.

·         Setir palang tiga futuristik.

·         Bantalan pengisian daya nirkabel ganda (dual wireless charging).

Teknologi Kelas Berat: Huawei, CATL, dan Ketangguhan Segala Medan

Daya tarik utama Concept97 bukan hanya pada desainnya, melainkan pada "otak" dan "otot" yang dibawanya. Kolaborasi supplier lapis pertama membuat spesifikasi mobil ini sangat buas.

Otak Pintar dari Huawei Qiankun

Freelander mempercayakan sistem mengemudi cerdas (Intelligent Driving) kepada raksasa teknologi Huawei. Concept97 dibekali sistem Huawei Qiankun generasi terbaru.

Untuk memetakan jalan secara real-time, sistem ini menggunakan LiDAR kelas citra jalur optik ganda 896-baris. Secara sederhana, sensor ini memiliki kemampuan luar biasa untuk mendeteksi rintangan, kontur jalan, dan objek di sekitarnya dalam format 3D resolusi tinggi, bahkan dalam kondisi cuaca buruk atau malam hari. Ini adalah fondasi penting untuk sistem autonomous driving (mengemudi otonom) masa depan.

Kemampuan Off-Road Tanpa Kompromi (i-ATS)

Sebuah kendaraan tidak bisa disebut "Freelander" jika tidak bisa menaklukkan lumpur dan bebatuan. Concept97 dilengkapi i-ATS, sistem segala medan cerdas pertama di dunia. Fitur ini memadukan peredam kejut pre-emptif (suspensi yang bisa membaca jalan dan menyesuaikan tingkat kekerasan secara otomatis) dengan tiga kunci diferensial (differential locks). Hasilnya? Roda tidak akan kehilangan traksi meski mobil sedang berada di medan off-road yang ekstrem.

Baterai Badak dari CATL dengan Super Charging 6C

Arsitektur Concept97 dirancang untuk mendukung tiga jenis penggerak: Pure Electric (Listrik Murni), Plug-in Hybrid (PHEV), dan Range-Extended (EREV).

Baterainya dikembangkan bersama CATL (produsen baterai EV terbesar di dunia), bernama Freevoy Range-Extended Hybrid Battery. Ini bukan baterai biasa; ia adalah baterai pertama di dunia yang didedikasikan khusus untuk medan ekstrem.

·         Perlindungan Fisik: Baterai ini dilindungi oleh pelindung bawah bodi khusus dan lapisan polimer FD agar tahan dari benturan batu besar saat off-road.

·         Pengisian Daya Super Kilat: Memiliki teknologi super charging 6C. Artinya, dengan daya pengisian hingga 360kW, baterai ini dapat diisi penuh dalam waktu yang sangat singkat—bayangkan mengisi daya baterai mobil sebesar ini hanya dalam hitungan menit saat Anda mampir ngopi di rest area.

Menyongsong Masa Depan Produksi

Keseriusan Chery dan JLR tidak main-main. Merek Freelander dilaporkan telah mengamankan kualifikasi produksi NEV pada akhir tahun 2025 lalu, yang menjadi bukti kesiapan mereka memasuki tahap manufaktur skala besar.

Berdasarkan rencana peta jalan perusahaan, model perdana Concept97 ini dijadwalkan akan mulai diproduksi massal di pabrik canggih Changshu pada akhir tahun 2026. Kehadirannya diprediksi akan mengubah peta persaingan SUV premium ramah lingkungan, menantang dominasi nama-nama lama dengan senjata teknologi tingkat tinggi.

Bagi Anda penggemar SUV tangguh yang tidak ingin mengorbankan kemewahan dan teknologi masa depan, kebangkitan Freelander ini tentu menjadi angin segar yang patut ditunggu!

About OtoHans

OtoHans | Click. Fix. Drive. adalah blog otomotif yang menyajikan informasi terbaru seputar mobil, motor, teknologi kendaraan, tips perawatan, review produk, hingga tren industri otomotif terkini. OtoHans menyajikan tips otomotif, perawatan motor dan mobil, serta solusi masalah kendaraan harian untuk pecinta otomotif di Indonesia maupun mancanegara. Temukan ulasan lengkap tentang mobil terbaru, motor sport, modifikasi, suku cadang, serta panduan servis kendaraan agar tetap prima di jalan.

0 Comments:

Posting Komentar